Monday, December 9, 2013

Our Adventure Towards Glodok #Part5

07:42 0 Comments
Dua gedung sudah yang kita jelajahi. Mugkin rasa lelah sudah menggerayangi kita. Tapi, tidak mungkin kami pulang dengan tangan kosong. Dua jam sudah kami keliling kesana kemari. Kami masih memiliki puing – puing semangat yang tersisa untuk kita terus mencari sampai dapat.

Mataku terus tertuju pada jalan kecil antara gedung pertama dan gedung kedua yang telah kami jumpai. Aku tarik pacarku untuk jalan kesana. Daaaaaan, kami menemukan Glodok Harco yang kami cari. Semangat kami pun mulai terkumpul lagi.

Our Adventure Towards Glodok #Part4

07:41 0 Comments
Kami berjalan menuju sebuah gedung yang bentuknya seperti Mall. Saat kami masuk di lantai dasar, banyak sekali toko toko VCD dan ada tempat makan sejenis Club. Banyak sekali koko – koko dan cici – cici yang sedang makan, merokok, dan karokean lagu mandarin. Disekitarnya tempat penjual makanan yang masakannya bertema daging babi dan anjing. Wooooowwwwww!!

Okay, fokus pada tujuan. Yang aku tahu, alamat toko O.K Elektro itu terdapat di lantai 1 ber-alamat di B1. Kami pun naik ke lantai 1 dan coba mencari toko yang kami tuju. Daaaaan, di sini kami hanya menemukan toko – toko alat musik. Akhirnya aku menelpon temanku Mufid. Dia bilang tokonya itu ada disebelah kanan eskalator ke-3. Oh my beibhyyyyy, you know what??? Disini hanya ada 1 eskalator!!!

Our Adventure Towards Glodok #Part3

07:38 0 Comments

Saat kami berada di jembatan penyebrangan, kami melihat ada 2 gang ke arah kiri, dan kami pun bingung lagi gang mana yang benar menuju ke Glodok. Untung saja ada seorang bapak – bapak dengan sepeda ontel nya duduk di bawah jembatan penyebrangan. Akhirnya kami bertanya pada apak – bapak itu. “Pak, kalau dari sini ke Glodok kemana lagi ya?” “Lurus aja terus, lewatin jembatan ada gang ke kiri, belok kiri, lurus terus sampe ada jembatan kecil langsung ke kanan deh”.

Senang sekali rasanya mendapat informasi yang sangat jelas dari Bapak bersepeda ini. Kami pun melanjutkan perjalanan, mengikuti petunjuk yang diberikan oleh Bapak bersepeda itu. Sampai akhirnya kami semakin dekat dengan tempat tujuan kami. Tapi, kami melihat ada 2 gang kea rah kanan. Dan kami mulai ragu lagi. Kami pun memutuskan untuk bertanya lagi pada Bapak – Bapak yang sedang ngobrol berdua. Dan akhirnya kami pun mendapat kejelasan lagi.

Our Adventure Towards Glodok #Part2

07:30 0 Comments

Kami pun berjalan ditengah panasnya matahari siang, berjalan lurus sampai kami menemukan belokan ke arah kiri, dan terus berjalan lurus meskipun kulit terasa terbakar sinar matahari di tengah hiruk pikuk Ibu kota. Sampai akhirnya kami sampai di Pasar Pagi Mangga Dua. Aaaahhh lelah sekali rasanya, tetapi kami masih belum menemukan tujuan kita. 

Akhirnya kami bertanya pada satpam Pasar Pagi yang sedang berjaga di gerbang depan. “Pak, dari sini ke Glodok arahnya kemana ya pak?” kami bertanya pada satpam. “Oh, nyebrang aja dek, naik angkot yang ke arah Kota (Kota Tua) trus nanti naik angkot 08” jawab satpam. Kami shock dengan petunjuk yang diberikan, sudah pasti kami berjalan terlalu jauh dan harus kembali ke arah awal kami berjalan.

Our Adventure Towards Glodok #Part1

07:26 0 Comments


Tiga minggu yang lalu tepatnya pada hari kamis, aku menemani pacarku (Reno Agusta) pergi ke Glodok untuk membeli komponen project mikroprosesor. Kami berangkat dengan kereta api commuter line dari Stasiun Bekasi sampai Stasiun Jakarta Kota. Sebelum kami berangkat, kami bertanya-tanya pada teman-teman kami yang sebelumnya sudah pergi kesana. 

Aku mendapat petunjuk dari temanku yang bernama Mufid, meskipun petunjuk jalan yang diberikan olehnya masih amat sangat meragukan bagiku, eeemmmh tidak terbayang sedikitpun jalan yang sudah di beritahukan itu, tapi kami tetap nekad berangkat kesana berdua. 

Pengikut Terjelek