Kami
pun berjalan ditengah panasnya matahari siang, berjalan lurus sampai kami
menemukan belokan ke arah kiri, dan terus berjalan lurus meskipun kulit terasa
terbakar sinar matahari di tengah hiruk pikuk Ibu kota. Sampai akhirnya kami
sampai di Pasar Pagi Mangga Dua. Aaaahhh lelah sekali rasanya, tetapi kami
masih belum menemukan tujuan kita.
Akhirnya
kami bertanya pada satpam Pasar Pagi yang sedang berjaga di gerbang depan.
“Pak, dari sini ke Glodok arahnya kemana ya pak?” kami bertanya pada satpam.
“Oh, nyebrang aja dek, naik angkot yang ke arah Kota (Kota Tua) trus nanti naik
angkot 08” jawab satpam. Kami shock dengan petunjuk yang diberikan, sudah pasti
kami berjalan terlalu jauh dan harus kembali ke arah awal kami berjalan.