Wednesday, May 9, 2012

Nostalgia

22:22 1 Comments
Postingan kali ini fika mau nostalgila nostalgia dulu niihh :D
kebetulan tadi nemuin album foto fika waktu kecil, iseng iseng jadi ada ide buat postingan :D
alhamdulillah banget dirumah ada scanner [walaupun cuma beberapa aja yang di scan], jadi bisa disave ke lappy dan di buat karya tulis nya...

Oke, dimulai aja flashback dan sedikit bercerita...

anak perempuan pertama dan perempuan satu-satunya kelahiran 04 Agustus 1993 dari Umi Rosyanah dan Ayah Indra bernama "Rafika Damayanti"
banyak yang bilang, dari kecil udah keliatan kayak cowo -_-"
padahal kan cewe tulen (´⌣`)


Tuesday, May 8, 2012

Bahaya Rokok Bagi Kesehatan

21:54 2 Comments
Bahaya Rokok 
Merokok merupakan sebuah kebiasaan hidup yang sangat tidak sehat, karena dengan menghisap rokok seseorang lebih rentan terserang berbagai macam penyakit. Kebudayaan merokok sendiri sudah ada sejak abad ke 16 silam, menurut sejarah orang yang pertama kali menghisap rokok adalah suku Indian yang merupakan penduduk asli benua Amerika untuk kepentingan pemujaan kepada dewa yang mereka yakini. Bahaya rokok sendiri sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia khususnya, tetapi anehnya semakin santer himbauan untuk meninggalkan kebiasaan merokok yang datang dari pemerintah, para penghisap rokok justru semakin banyak padahal di dalam setiap kemasan bungkus rokok sudah ada peringatan tentang bahaya rokok.



Monday, April 30, 2012

Kucingku Minie

23:14 14 Comments
Kali ini, gue mau cerita tentang kucing kesayanganku pemeberian dari kekasih gue Rere. 'Minie' itulah nama panggilan yang kami beri untuk kucing kecil betina itu...
Awalnya, ada 4 anak kucing yang baru lahir dari kucing peliharaannya Rere. Karena pengen tau, akhirnya gue main kerumahnya sekalian mau liat anak kucingnya. Naahh, pas awal liat tuh rasanya udah kesemsem banget sama 1 anak kucing betina belang tiga itu, mau minta di bawa pulang tapi gaenak sama Rere nya, yaudah gajadi minta deh....

Beberapa hari kemudian, Rere bilang sesuatu mengenai kucing kucing kecilnya.
  • Rere: "Say, anak kucingnya mau di buang sama mamah... Kamu mau gak pelihara di rumah kamu?"
  • Fika: "Emang kenapa mau dibuang? eek emmmm, tapi aku mau ijin dulu yaa sama umi?" smile (padahal dalem hati seneng banget ditawarin pelihara baby cat nya)
  • Rere: " Teras pada kotor sama kotorannya say, jadi mau dibuang sama mamah cry, daripada dibuang mendingan kamu yang rawat, tapi itu juga kalo kamu di bolehin" confused
  • Fika: " Oohh, iyaa kasian say kalo di buang... Kalo aku pelihara, aku mau yang belang tiga itu yaahh? yang lucu banget itu..." wink
  • Rere: "Iyaah, terserah kamu sayang.."

Wednesday, April 11, 2012

Manusia dan Pandangan Hidup

23:57 0 Comments

A. PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP

Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup. Sedangkan pandangan hidup itu sendiri bersifat kodrati. karena itu menentukan masa depan setiap manusia. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup itu sendiri. Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu sendiri merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Pandangan hidup itu banyak sekali macam dan ragamnya. Dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya ada 3 macam, yaitu :
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2. Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

B. CITA-CITA 

Cita-cita adalah keinginan, harapan dan tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Itu semua merupakan yang harus diperoleh seseorang pada masa mendatang.
Apabila cita-cita itu tidak bisa terpenuhi, maka cita-cita itu sendiri di sebut dengan angan-angan.
Diantara masa sekarang yang merupakan realita dengan masa yang akan datang sebagai ide atau cita-cita terdapat jarak waktu. Ada 3 faktor yang mempengaruhi untuk mencapai cita-cita tersebut, yaitu :
1. Faktor Manusia, tergantung dari dirinya sendiri apa dia mau mencapai cita-citanya atau tidak. Dan harus dilakukan dengan usaha nya sendiri.
2. Faktor kondisi, sesuai kondisi yang sedang dia rasakan. Apa dia bisa menempati sesuai kondisi yang dia alami atau tidak.
3. Faktor tingginya cita-cita, semakin tinggi cita-cita kita semakin besar pula usaha yang harus kita lakukan tergantung apa cita-cita yang kita inginkan.

Manusia dan Keadilan

23:34 0 Comments
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawls, filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa "Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran" . Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: "Kita tidak hidup di dunia yang adil". Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya.
Berlaku adil adalah salah satu prinsip Islam yang dijelaskan dalam berbagai nash ayat maupun hadits. Prinsip ini benar-benar merupakan akhlak mulia yang sangat ditekankan dalam syari’at Islam, sehingga wajar kalau tuntunan dan aturan agama semuanya dibangun di atas dasar keadilan dan seluruh lapisan manusia diperintah untuk berlaku adil.
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,
“Sesungguhnya Allah menyuruh (kalian) berlaku adil, berbuat kebajikan dan memberi kepada kaum kerabat. Dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepada kalian agar kalian dapat mengambil pelajaran.” (QS. An-Nahl : 90)
“Sesungguhnya Allah menyuruh kalian menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kalian) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepada kalian. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. An-Nisâ` : 58)
Dan Al-Qur`an Al-Karîm adalah lambang keadilan,
“Telah sempurnalah kalimat Rabb-mu (Al-Qur`an), sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merobah-robah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-An’âm : 115)
Dan Allah Ahkamul Hâkimîn memerintah untuk berlaku adil secara mutlak,
“Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil kendatipun dia adalah kerabat(mu).” (QS. Al-An’âm : 152)

Pengikut Terjelek